- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan
The Secret of Ramadhan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Cerpen Karangan: Sabrina Humairoh Kategori: Cerpen Cinta Islami , Cerpen Ramadhan Lolos moderasi pada: 17 August 2018 “Oh iya, dia kan takut kecoa, menganehkan sih lelaki takut kecoak, tapi nyata. Sekarang jam 1 siang nih pasti lagi tidur pules meningan aku beli dulu kecoak matinya, kecoanya ntar taro ditangan trus diselotip. Dia kan kebo kalo tidur, gak bakal bangun. Rencana yang sempurna” dengan senyuman liciknya. Dua jam kemudian Abangnya Nasya pun bangun dan baca doa, sebelum tangannya ke muka, dia liat kecoak di tangannya. “Ya Allah aku udah bangun, apa masih mimpi, kasih mimpinya yang baik aja Ya Allah, jangan kasih mimpi yang buruk Ya Allah” dia pun mencubit pahanya beberapa kali tapi gak bangun-bangun. “Ini mah bukan mimpi” berlari menuju kamar Ibunya. “Ibu tolong bukain selotipnya” “Iyaa..” Dia langsung ke kamar mandi mencuci tangan dan pergi ke kamar Nasya. “Nasya kamu kan yang naro kecoak di tangan Mas” “Kalo iya kenapa?” “Kalo iya, kamu harus digel...
Aku Mencintaimu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Andre dan Sherly adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga Sherly berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Andre hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan. Dalam kehidupan mereka berdua, Andre sangat mencintai Sherly. Andre telah melipat 1000 buah burung kertas untuk Sherly dan Sherly kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Andre telah menuliskan harapannya kepada Sherly. Banyak sekali harapan yang telah Andre ungkapkan kepada Sherly. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”, ”Semoga Tuhan melindungi Sherly dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada Sherly. Suatu hari Andre melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas...
KESABARANNYA MELULUHKAN HATIKU
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
”Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus” Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka. Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka h...
Tentang Aku Dan Dia
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Aku seorang wanita. Aku sudah lama tidak menjalin kisah cinta dengan siapapun karena menurutku kalau aku jatuh cinta aku harus siap untuk patah hati. Setelah 4 tahun aku memilih sendiri karena menurutku aku belum siap lagi untuk merasakan sakit hati. Dan aku berpikir aku akan menaati aturan agamaku yang tidak membenarkan adanya pacaran. Aku memang dekat dengan banyak lelaki tetapi aku selalu menganggap mereka teman. Tak satu pun dari mereka yang aku niatkan untuk jatuh cinta kepada mereka. Dan menurutku hal ini menjadi lebih nyaman. Aku tidak memiliki kekasih tapi aku memiliki banyak teman. Tetapi selama aku dekat dengan teman-teman lelaki ku ya hanya teman biasa saja. Tidak ada chat yang rutin setiap hari. Aku bukan sosok wanita yang mudah jatuh cinta, yang tidak mudah menjatuhkan hati kepada lelaki. Aku sulit merasakan srek pada lelaki. Aku tak pernah merasa sepi tidak memiliki kekasih karena aku memiliki orang tua dan keluarga yang sangat menyayangiku, sahabat-sahabatku dan teman-te...
News Feature
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
News Feature : Kelompok : Jaliah Winarti – RRI Ranai Femmy Asti Yofani - RRI Pekanbaru Lengga A. Ferdiansyah – RRI Cirebon Media Pintar Masyarakat Cerdas Narasi: *Ambience……. Meski pelaksanaan pesta demokrasi masih cukup jauh, namun gong pesta sendiri sudah mulai ditabuh oleh elit politik.// Masyarakat sebagai pemilih telah mulai disuguhkan dengan berbagai isu politik bakal calon yang maju pada pemilu mndatang.// berbagai isu politik terus dihembuskan hingga ke masyarakat kelas bawah.// Akan tetapi masih banyak pula masyarakat yang kurang peduli dengan Pemilu, bahkan tidak mau ambil tahu siapa kandidat calon yang akan dipilih dalam pesta demokrasi mendatang.// Masyarakat kelas bahwa kadang mejadi target dari peserta pemilu saat memberikan hak suara, karena ketidak pahaman mengenai Politik.// Seperti diungkapkan Tatik, asisten rumah tangga.// *insert Tatik Media massa sebagai jembatan pemerintah dan masyarakat secara tidak langsun...
Cerpenku
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Mengukir Lembayung Senja Di Ibu Kota Jantung Linggar berdetak lebih cepat dari biasanya, tangannya juga sedikit dingin saat pertama kali membuka pintu mobil. Perasaan salah tingkah dan tidak karuan bercampur aduk, namun ia berusaha untuk tetap bersikap tenang. “Assalamu’alaikum,” sapanya saat membuka pintu Avanza Veloz berwarna putih itu. “Waalaikumussalam,” sosok dibelakang stir menjawab sambil tersenyum. Linggar menutup pintu mobil. “Sayang, seatbelt nya dipake ya,” sekali lagi pria dibelakang stir itu bersuara. Linggar tersenyum salah tingkah dan langsung memasang seatbelt dibadannya. “Saya Linggar,” ucapnya sambil mengulurkan tangan, disambut pria disebelahnya sambil tersenyum. “iya saya tau, kitakan sering chat berdua, aku Damar.” Mobil mulai melaju membelah padatnya jalan Ibu Kota Jakarta. Sesekali Damar menoleh kearah Linggar sambil tangannya tak lepas dari stir mobil. Ia tersenyum. Dan mulai bergurau untuuk mencairkan suasana. Linggar yang masih tetap sala...